Hindari yang Pahit, Dekati yang Manis

Kehidupanku cukup membosankan, setiap harinya kegiatanku hanya dihabiskan untuk kuliah demi mengenyang pendidikan diperguruan tinggi walaupun itu swasta. Tentu saja biaya kuliah diperguruan tinggi swasta sangat mahal, saking mahalnya aku hanya bisa berkuliah serajin dan segiat mungkin demi mendapat nilai yang lumayan. Hal itulah yang membuatku tidak bisa membagi waktu untuk mencari pekerjaan demi mencukupi uang jajanku setiap harinya. Walaupun aku seorang Mahasiswa, tapi saat pikiranku sedang suntuk aku tidak merokok. Banyak rekan rekan seumuranku yang merokok yang katanya bisa mengurangi stres dan rasa suntuk. Menurutku hal itu tidak perlu dilakukan, karena itu hanya akan merugikan dan menguras kantong para mahasiswa.

Kulepas semua rasa penat, gundah dan lelah ini dengan kopi manis kesuakaanku. Menghabiskan malam ku dengan secangkir kopi manis ditambah dengan tugas kuliah yang belum kelar, sangat pas menemani malamku. Bahkan sampai larut malam, hanya kopi ini lah yang dapat membuatku tenang. Lebih baik dari pada merokok, yang nyatanya hanya membakar uang saja. Bahkan merokok dapat membunuhmu pelan pelan. Memang enak jika malam kuhabiskan dengan secangkir kopi manis. 

Sampai suatu saat, kuajaklah temanku menemani malamku dengan ngopi bersama. Sesekali aku curhat dengan dia tentang semua keluahan keluanku saat ini. Suasana yang tenang dengan dua cangkir kopi manis dimeja, membuat pikiran kami tenang. Sampai temanku memberi solusi tentang masalahku yang rumit ini. Dia menyuruhku untuk menulis sebuah cerita, dan aku bisa. Pada akhirnya, aku mulai menulis cerita cerita pendek dengan inspirasiku yaitu kopi manis. 

Sesungguhnya hidup itu selalu manis, tergantung kita yang menjalani. Dan jangan lupa menaburkan serbuk bahagia dikeseharianmu, agar harimu menjadi manis. Jangan sesekali kau tambahkan rasa gundah, malas, bosan di harimu, karena itu hanya akan membuat pahit hari harimu.

Comments

Popular Posts